jual pabx murah, agen pabx, pabx panasonic, pabx murah, harga pabx murah, jual pabx panasonic, jual beli pabx, jasa servis pemasangan pabx, setting programming pabx, service fax, service pabx, pabx panasonic, beli pabx harga murah

Hari Ini:

Minggu 17 Sep 2017

Jam Buka Toko:

08:00 AM - 17:00 PM Sabtu Libur

Telpon:

02180889954 - 0218000268

SMS/Whatsapp:

082123422100 - 087889997093

Line ID:

dennypabxcctv

BB Messenger:

7B46DBFC

Email:

sales@intisolusindo.com

Layanan Online:

Cara Setting PABX

18 November 2014 - Kategori Blog

CARA SETTING DAN PROGRAMING PABX

1. BAB I. CARA CEPAT INSTAL TELEPON / PBX/ PABX

BAB II. PABX TDA/TDE

 1. CARA SETTING PROGRAM PABX TDA series Mengunakan PESAWAT DIGITAL :
Artikel ini menjelaskan cara cepat untuk memprogram PABX Panasonic type TDA dengan menggunakan Digital Key Telephone.Tapi cara ini tidak disarankan untuk melakukan setting program jika banyak fitur-fitur yang akan diprogram, karena pada mode pemprograman menggunakan Digital Key Telephone, banyak fitur atau setting yang tidak bisa di program menggunakan pesawat telephone, sebaiknya gunakan UPCMC atau software untuk memprogram PABX Panasonic type TDA.Persiapan:
  • Reset PABX.
    Ini berguna biar semua nilai dari programnya kembali ke nilai standar atau default value.
  • Cara meresetnya:
    PABX siap untuk diprogram dengan default factory value, ini akan memudahkan kita untuk memulai program.
Naikkan switch pada card MPR ke arah System Initialize.
Hidupkan PABX.
Setelah beberapa detik, turunkan switch ke arah Normal

Memulai Program:
  1. Pesawat telophone digital di colok di jack pertama / port pertama, pada TDA 100D, no extentionnya 101.
    Jika menggunakan Card Digital (DLC, DHLC, dll) selalu ada di posisi port pertama.
Masuk ke menu program:
[Program] [*#1234]
Kemudian masuk ke nomer kode program, pada telephone ini, untuk masuk ke dalam code program harus menekan tombol [Enter], sedang tombol [Sp-Phone] lebih banyak dipakai untuk menuju menu selanjutnya.Jika ada salah program, tidak perlu menekan tombol [Hold] untuk kembali ke menu asal, cukup tekan tombol [Cancel] maka sub menu program akan kembali ke direktory kode program yang sedang dipakai.Setting TRS level:
[301] [Enter] masuk ke [Level No: isi 2] [Location No: isi 001] [isi dengan nilai 00] [Enter] dan [Sp-Phone] ini untuk pindah ke[Location No 002: isi 100] [Enter] [Cancel] [Cancel] Sampai tampilan dilayar Level No.[Level No: isi 3] [Location No: isi 001] [isi dengan nilai 0] [Enter] [Location no 002: isi 100] [Enter] [Cancel] [Cancel][Level No: isi 4] [Location No: isi 001] [isi dengan nial: 00] [Enter][Sp-Phone] [01][Enter]
  • [Sp-Phone] [02] [Enter]
  • [Sp-Phone] [03] [Enter]
  • [Sp-Phone] [04] [Enter]
  • [Sp-Phone] [05] [Enter]
  • [Sp-Phone] [06] [Enter]
  • [Sp-Phone] [07] [Enter]
  • [Sp-Phone] [0809] [Enter]
  • [Sp-Phone] [09] [Enter]
  • [Cancel] [Cancel][Level No: isi 5] [Location no : 001] [isi dengan nilai: 1] [Enter]
  • [Sp-Phone] [2] [Enter]
  • [Sp-Phone] [3] [Enter]
  • [Sp-Phone] [4] [Enter]
  • [Sp-Phone] [5] [Enter]
  • [Sp-Phone] [6] [Enter]
  • [Sp-Phone] [7] [Enter]
  • [Sp-Phone] [8] [Enter]
  • [Sp-Phone] [9] [Enter]
  • [Sp-Phone] [0] [Enter]Tekan tombol [Hold] untuk kembali kemenu system program.
 
  • Keterangan:
  • Jika sudah selesai setting ini, maka akan terbentuk nilai standar
    COS 1 = Bebas Menelepon Keluar
    COS 2 = Bisa SLJJ, HandPhone, Lokal, tidak bisa SLI
    COS 3 = Hanya bisa Lokal
    COS 4 = Hanya bisa Handphone
    COS 5 = Hanya interkom, tidak bisa menelepon keluar.
Programming: Untuk daftar lengkap code program bisa dilihat di Daftar kode program TDA
  • Setting Line / Trunk yang terpasang:
    Pada TDA, jumlah line yang bisa terpasang tergantug dari card, ada yang 8, 16, atau 24, tapi tidak semua line ini dipakai. Tergantung dari jumlah line yang kita dapat dari provider (nomer telkom, gsm, dan lain sebagainya).
    Jika line yang ada HANYA ada misal 4, maka sisanya (5-6-7-8) harus kita matikan atau Out Of Service, agar tidak terambil line yang kosong sewaktu mau menelepon keluar. Caranya:
    Masuk ke program
    [400] [Enter] [Slot No tempat Card CO terpasang] [Port No: Isi port yang tidak terpakai] pilih menggunakan tombol [Auto Ans] sampai tampilan dilayar [No Connect] [Enter]
    Tekan tombol [Sp-Phone] atau tombol [Panah Bawah] untuk pindah ke port selanjutnya.
    Ulangi sampai semua port yang tidak terpakai didiskonek dari pabx.
  • Setting Dering:
    Untuk setting dering ini,secara defaultnya meski tidak di program akan berdering di extension 101.
    Jika ingin mengubahnya maka bisa di program di [450]
    Formatnya: [450] [Enter] [Time No] [Slot No] [Port No] [Destination No] [Enter]
    Keterangan:
    [Time No] = 1/2/3/4
    1 untuk Day Mode, 2 untuk Lunch mode, 3 untuk Break Mode, 4 untuk Night Mode. Default setting mode tidak otomatis, hanya Day Mode.
    [Slot No] = 01 sampai 10
    Slot no ini, tergantung dimana card CO dipasang di PABX.
    [Port NO] = 01 sampai 16
    Port tempat terpasangnya line dari luar. Jika hanya ada 4 line dan dipasang berurutan, maka cukup program sampai port 4.
    [Destination No] = Nomer Extension / ICD / OGM / Group dll.
    Ini tujuan dering dari line di port yang terpasang. Jika hanya ada 1 operator, maka cukup masukkan no extension operator tersebut pada [Destination No].
  • Setting COS / restrict / pembatasan penelponan:
    Untuk setting pembatasan suatu extension bisa menelpon keluar, maka bisa di program di code program no [ 602].
    Formatnya:
    [602] [Enter] [No Extension yg akan dibatasi] [COS No] [Enter]
    Keterangan:
    [COS No] seperti keterangan diatas sebelumnya:
    Isi dari 1 sampai 5 sesuai dengan fasilitas yang diberikan pada extension tadi.
  • Setting Password:
    Jika ada beberapa pesawat yang dikunci akses untuk menelpon keluar, tapi bisa menggunakan password untuk melakukan penelponan keluar, maka bisa di program di 2 tempat, yaitu code no [120] dan code [122]
    Formatnya:
    [120] [Enter] [Location No] [Verified Code] [Enter]
    untuk program no:
    [122] [Enter] [Location No] [PIN] [Enter]
    Keterangan:
    [Location No] adalah tempat password tersebut di tempatkan, atau nomer urut password.
    Jika kita mau membuat misalnya passwordnya 123456, maka pada pemrograman harus di pecah jadi 2, misal 123 dan 456.
    [120][Enter][001][123][Enter]
    [122][Enter][001][456][Enter]
    Misal mau membuat password 567890:
    [120][Enter][002][567][Enter]
    [122][Enter][002][890][Enter]
Ini program sederhana dengan menggunakan pesawat telepon digital, untuk fitur standar yang sering dipakai.
Bab III. Cara Merubah Nomer Extension pada PABX Panasonic TDA /TDE/NS series
Cara merubah nomer extension pada PABX Panasonic TDA series juga berlaku untuk type PABX Panasonic TDE.Syaratnya cuma 1, yaitu TIDAK boleh ada nomer yang sama. Maksudnya, nomer yang akan diubah tidak dipakai oleh nomer extension lain atau Fitur pada system PABX.Merubah nomer extension pada artikel ini menggunakan software UPCMC, sebenarnya dengan menggunakan Digital Key Phone juga bisa tetapi lebih ribet dan rumit.Caranya:
  • Masuk ke menu 2. System -> 6. Numbering Plan -> 1. Main
  • Numbering PlanNomer yang akan diubah HARUS sudah ada awalan atau leading number.
  • Pada contoh diatas kita mau merubah extension menjadi 8001 jadi diawalan leading numbernya harus ada 80.Tapi permasalahannya, begitu kita apply, system akan menolak awalan ini karena awalan 8 sudah ada yang memakainya.Pada pabx diatas tidak ada awalan extension dengan awalan 8, tetapi di menu lain atau di fitur ada yang memakai 8. Jadi kita harus merubah awalan di fitur terlebih dahulu.Merubah No FiturPada fitur “Trunk Group Acces” kita bisa tambahkan awalan * atau ubah ke nomer lain yang tidak dipakai sehingga kita bisa merubah awalan atau leading number pada menu numbering plan sebelumnya.
  • Selanjutnya jika awalan fitur dan numbering plan tidak bentrok, maka setiap extension yang mau kita ubah menjadi awalan 80xx tidak akan mengalami masalah.
Kemudian bagaimana jika kita mau memberi satu nomer extension yang dipakai oleh 2 extension (telephone)?Syaratnya tetap tidak berubah, yaitu TIDAK ada boleh nomer extension yang sama. Tetapi kita bisa menggunakan fitur yang disebut FLOATING Extension.Dengan floating extension ini, kita bahkan bisa memberikan 128 extension dengan 1 nomer panggil saja.Caranya:
  • Masuk ke menu 3. Group -> 5. Incoming Call Distribution Group -> 1. Group Setting
    Defaultnya, floating extension yang pertama itu adalah 601, kita mau mengubahnya menjadi 2001, syaratnya pada numbering plan, harus ada leading number atau awalan 20.Setelah selesai mengubah nomer floating ini, kemudian masuk ke menu Member List.
  • Pada menu member list ini, kita bisa menambahkan maksimal 128 extension
    Pada menu ini kita juga bisa mengatur setting apakah extension tersebut langsung berdering atau ada delay beberapa ring, tinggal disetting sesuai kebutuhan.
BAB IV. Cara Setting Pembagian Trunk Line pada PABX Panasonic TDA/TDE  series
Pada kasus dibawah ini menggunakan 8 line telepon. Yang dibagi menjadi:
  • Line 1, 2 dan 3, hanya bisa dipakai extension tertentu
  • Line 4 hanya bisa dipakai extension 104
  • Line 5 hanya bisa dipakai extension 105
  • Line 6,7 dan 8, hanya bisa dipakai extension tertentu
Caranya:
  1. Kita harus membuat definisi TRS pada Denied Code terlebih dahulu di program 7. TRS -> 1. Denied CodeTRS Denied CodeNote:
    Level 1 = bebas
    Level 2 = bisa SLJJ tanpa bisa SLI
    Level 3 = hanya bisa lokal
    Level 4 = hanya bisa GSM
    Level 5 = hanya bisa interkom
  2. Membagi Trunk Line menjadi grup sendiri-sendiri
    Masuk ke program Menu 10. Co & Incoming Call -> 1. CO Line SettingPembagian trunk line pada grup masing-masing
  3. Membagi COS dan Trunk yang dipakai
    Masuk ke menu program:
    2. System -> 7. Class of Service -> 1. COS SettingSetting COS dan trunk line yang akan dipakai pada masing-masing COSNote:
    COS 1 = Bebas menggunakan line 1, 2 dan 3 saja.
    COS 2 = Hanya bisa menelpon SLJJ + GSM menggunakan line 1,2,3
    COS 3 = Hanya bisa menelpon lokal menggunakan line 1,2,3
    COS 4 = Hanya bisa menelpon GSM saja menggunakan line 1,2,3
    COS 5 = Hanya interkom
    COS 11 = Bebas tapi hanya bisa menggunakan line 4 saja
    COS 12 = Bebas tapi hanya bisa menggunakan line 5 saja
    COS 13 = Lokal tapi hanya menggunakan line 6,7 dan 8
  4. Mem-block trunk line pada masing-masing COS seperti settingan di atas.
    Masuk ke menu program:
    2. System -> 7. Class of Service -> 2. Externall Call BlockExternall Call Block, membagi line hanya bisa digunakan pada COS tertentu sajaNote:
    Line atau Trunk Group 1,2,3 hanya dibuka pada COS 1,2,dan 3
    Line atau Trunk Group 4 hanya dibuka pada COS 11
    Line atau Trunk Group 5 hanya dibuka pada COS 12
    Line atau Trunk Group 6, 7, dan 8 hanya dibuka pada COS 13
  5. Pemberian COS pada masing-masing Extension Langkah terakhir adalah memberi COS yang sesuai pada masing-masing extension. Masuk ke menu program:
    4. Extension -> 1. Wired Extension -> 1. Extension SettingPemberian COS pada masing-masing extension sesuai dengan trunk line group masing-masingNote:
    Ext 101, 102 = Bebas, Line 1,2,3
    Ext 103, 108, 117,118,119, 120 = Bisa Lokal, Line 1,2,3
    Ext 104 = Bebas, Hanya line 4
    Ext 105 = Bebas, Hanya line 5
    Ext 106, 107 = Bisa lokal, hanya line 6,7,8 saja
    Ext 109->115 = Ditutup hanya bisa interkom.
BAB. V .Panasonic – PABX – HT/TDE/TDA/NS/100/200/600 PT Program
  • Mulai Program Tombol Program #* 1234 ( Password Default)
  • Date & Time [000]
  • System Speed Dialling Number [001]
  • System Speed Dialling Name [002]
  • Extension Number [003]
  • Extension Name [004]
  • Extension Personal Identification Number (PIN) [005]
  • Operator Assignment [006]
  • Console Paired Telephone [007]
  • Absent Message [008]
  • Charge Margin [010]
  • Charge Tax [011]
  • Charge Rate per Unit [012]
  • Flexible Numbering [100]
  • Time Service Switching Mode [101]
  • Time Service Starting Time [102]
  • Idle Line Access (Local Access) [103]
  • System Password for Administrator?for PT Programming [110]
  • System Password for User?for PT Programming [111]
  • Manager Password [112]
  • Verified Code [120]
  • Verified Code Name [121]
  • Verified Code Personal Identification Number (PIN) [122]
  • Verified Code COS Number [123]
  • Decimal Point Position for Currency [130]
  • Currency [131]
  • Main Processing (MPR) Software Version Reference [190]
  • Hold Recall Time [200]
  • Transfer Recall Time [201]
  • Intercept Time [203]
  • Hot Line Waiting Time [204]
  • Automatic Redial Repeat Times [205]
  • Automatic Redial Interval [206]
  • Door Open Duration Time [207]
  • Call Duration Count Starting Time for LCOT [208]
  • DISA Delayed Answer Time [209]
  • DISA Trunk-to-Trunk Call Prolong Time [210]
  • DISA Intercept Time [211]
  • TRS/Barring Override by System Speed Dialling [300]
  • TRS/Barring Denied Code [301]
  • TRS/Barring Exception Code [302]
  • Special Carrier Access Code [303]
  • Emergency Number [304]
  • ARS Mode [320]
  • ARS Leading Number [321]
  • ARS Routing Plan Table Number [322]
  • ARS Exception Number [325]
  • ARS Routing Plan Time Table [330]
  • ARS Routing Plan Table (1?16) [331?346]
  • ARS Carrier Name [350]
  • ARS Trunk Group for Carrier Access [351]
  • ARS Removed Number of Digits for Carrier Access [352]
  • ARS Carrier Access Code [353]
  • LCOT/BRI Trunk Connection [400]
  • LCOT/BRI Trunk Name [401]
  • LCOT/BRI Trunk Group Number [402]
  • LCOT/BRI Trunk Number Reference [409]
  • LCOT Dialling Mode [410]
  • LCOT Pulse Rate [411]
  • LCOT DTMF Minimum Duration [412]
  • LCOT CPC Signal Detection Time?Outgoing [413]
  • LCOT CPC Signal Detection Time?Incoming [414]
  • LCOT Reverse Circuit [415]
  • LCOT Pause Time [416]
  • LCOT Flash/Recall Time [417]
  • LCOT Disconnect Time [418]
  • BRI Network Type [420]
  • BRI DIL/DDI/MSN Selection [421]
  • BRI Subscriber Number [422]
  • BRI Layer 1 Active Mode [424]
  • BRI Layer 2 Active Mode [425]
  • BRI Configuration [426]
  • BRI TEI Mode [427]
  • DIL 1:1 Destination [450
  • DID Number [451]
  • DID Name [452]
  • DID Destination [453]
  • Trunk Group Intercept Destination [470]
  • Host PBX Access Code [471]
  • Extension-to-Trunk Call Duration [472]
  • Trunk-to-Trunk Call Duration [473]
  • DISA Silence Detection [475]
  • DISA Continuous Signal Detection [476]
  • DISA Cyclic Signal Detection [477]
  • Caller ID Signal Type [490]
  • Pay Tone Signal Type [491]
  • Trunk Group Number [500]
  • TRS/Barring Level [501]
  • Trunk Call Duration Limitation [502]
  • Call Transfer to Trunk [503]
  • Call Forwarding to Trunk [504]
  • Executive Busy Override [505]
  • Executive Busy Override Deny [506]
  • DND Override [507]
  • Account Code Mode [508]
  • TRS/Barring Level for System Speed Dialling [509]
  • TRS/Barring Level for Extension Lock [510]
  • Manager Assignment [511]
  • Permission for Door Open Access [512]
  • Time Service Manual Switching [514]
  • Wireless XDP Parallel Mode for Paired Telephone [515]
  • Programming Mode Limitation [516]
  • EXtra Device Port (XDP) Mode [600]
  • Terminal Device Assignment [601]
  • Class of Service [602]
  • User Group [603]
  • Extension Intercept Destination [604]
  • Call Forwarding?No Answer Time [605]
  • CLIP/COLP Number [606]
  • Incoming Call Distribution Group Member [620]
  • Incoming Call Distribution Group Delayed Ringing [621]
  • Incoming Call Distribution Group Floating Extension Number [622]
  • Incoming Call Distribution Group Name [623
  • Incoming Call Distribution Group Distribution Method [62
  • Destination for Overflow Time Expiration [625]
  • Overflow Time [626]
  • Destination When All Busy [627]
  • Queuing Call Capacity [628]
  • Queuing Hurry-up Level [629]
  • Queuing Time Table [630]
  • Sequences in Queuing Time Table [631]
  • Maximum Number of Agents [632]
  • User Groups of a Paging Group [640]
  • External Pagers of a Paging Group [641]
  • User Groups of a Pickup Group [650]
  • VM Group Floating Extension Number [660]
  • Idle Extension Hunting Type [680]
  • Idle Extension Hunting Group Member [681]
  • PS Registration [690]
  • PS Termination [691]
  • Personal Identification Number (PIN) for PS Registration [692]
  • External Pager Floating Extension Number [700]
  • Music Source Selection for BGM2 [710]
  • Music on Hold [711]
  • Music for Transfer [712]
  • Doorphone Call Destination [720]
  • Doorphone Number Reference [729]
  • Outgoing Message (OGM) Floating Extension Number [730]
  • Outgoing Message (OGM) Name [731]
  • DISA Security Mode [732]
  • RS-232C Parameter?New Line Code [800]
  • RS-232C Parameter?Baud Rate [800]
  • RS-232C Parameter?Word Length [800]
  • RS-232C Parameter?Parity Bit [800]
  • RS-232C Parameter?Stop Bit Length [800]
  • External Modem Control [801]
  • SMDR Page Length [802]
  • SMDR Skip Perforation [803]
  • SMDR Outgoing Call Printing [804]
  • SMDR Incoming Call Printing [805]
  • Remote Programming [810]
  • Modem Floating Extension Number [811]
  • ISDN Remote Floating Extension Number [812]
  • Slot Card Type Reference [900]
  • Slot Card Deletion [901]
  • Slot Card Reset [902]
  • OPB3 Option Card Type Reference [910]
  • OPB3 Option Card Deletion [911]
BAB VI.Cara Setting Manual PABX Panasonic HT Series (TA, TEB, TES, TEM)
Dari telephone key (untuk program) berada di Jack 01 dan berisi kabel 4P: [Program] [*] [#] [password] // default password 1234 [sys pgm mode]:Set Denied Code [302] [sp-phone][sp-phone] isi: 00 [store] [hold] [303] [sp-phone][sp-phone] isi: 0 [store] [hold] [304] [sp-phone][sp-phone] isi: 0 [store] [hold] [305] [sp-phone][sp-phone] isi: [pause] [store] [hold]Set TONE [401] [sp-phone][sp-phone] pilih: [auto-ans] [auto-ans] (tampilan dilayar DTMF) [store] [hold]Set Day IN Ring [408] [sp-phone] [*] [#] [*] pilih: [auto-ans] (sampai tampilan dilayar DISABLE) [store] [hold] [409] [sp-phone] [*] [#] [*] pilih: [auto-ans] (sampai tampilan dilayar DISABLE) [store] [hold] [410] [sp-phone] [*] [#] [*] pilih: [auto-ans] (sampai tampilan dilayar DISABLE) [store] [hold]Untuk Ring defaultnya secara Mixed di bunyikan semua.Set Class Of Restricted [601] [sp-phone] [*] isi: [5] [store] [hold] [602] [sp-phone] [*] isi: [5] [store] [hold] [603] [sp-phone] [*] isi: [5] [store] [hold]COS 5= Indikasi bahwa semua extension tidak bsa di gunakan untuk telpon keluar. Selesai untuk persiapan pemrograman, boleh juga ditambah settingan program waktu di program [000]PABX HT Series, TEB, TES, TEM, termasuk type TA, mempunyai persamaan dalam setting untuk timer.Timer pada PABX type ini, yang disetting adalah extensionnya. Maksudnya, hanya extension yang bisa diberi timer, tidak seperti type pabx lain, bisa COS (class of service) yang diberi timer.Jika extension sudah diberi timer, maka 15 detik sebelum putus akan diberi peringatan berupa tone yang akan terdengar setiap 5 detik sekali, jika timernya sudah sampai, maka percakapan akan diputus otomatis.Cara settingnya:
  1. Masuk ke menu program dari key telephone extension manager, default ada di jack #01:
    [Program] [*#][Password]
  2. Masuk ke menu program [212]:
    Pilihan waktu dari timer ini adalah dari 1 menit sampai 32 menit. Pilihan timer ini berlaku sama untuk semua line CO yang ada, tidak bisa dibeda-bedakan misalnya; CO1 timer 3 menit, CO2 timer 5 menit dan sebagainya.
  3. Jika sudah di isi nilai timernya, lakukan penyimpanan dengan menekan tombol [store]
  4. Tekan tombol [hold]
  5. Masuk ke menu program [613]:
    Pada program ini kita akan memilih jack extension yang akan diberi timer. Defaultnya jack #01 = ext 101, jack #02 = ext 102, jack #03 = ext 103 dan seterusnya.
    Jika ragu ada nomer extension yang sudah berubah dari standarnya, bisa di check di program [009].
    Extension yang akan diberi timer, optionnya di bikin [Enable].
    Dan simpan dengan menekan tombol [store].
DATA PROGRAM  :KX-TA 308 / 616 / 624 /TDN PROG + *# Password ( Default 1234 )
000 Data and time setting
001 System speed dialing enry
002 System password
003 DSS Console port assignment
004 Paired telephone assignment for DSS CONSOLE
005 One touch transfer using a DSS BUTTON
006 Time service ( Day / Night / Lunch ) changing mode
007 Time service start time
008 Operator assigment
009 Extension number assignment
100 Hunting group set
101 Hunting type
102 Voice mail port
103 DTFM Integration
104 Hold mode selection
105 Conference tone
106 External paging acces tone
107 DTMF Receiver check
108 Flash mode for a station locked extention
109 CO Indictor assignment
110 Flash key mode
111 Hold music selection
112 DSS Console indication mode
113 Automatic redial reapet
114 Automatic redial interval time
115 extention ringing pattern selection
116 Conference pattern selection
117 Call pickup tone
118 Pulse restriction
119 Redialing after pulse to tone conversion
120 Bell frequency
121 Automatic outside co line acces number
122 Automatic rotation for CO LINE
123 Break ratio
124 SLT ringing mode selection
125 Tool restriction check for * and #
200 Hold recall time
201 Transfer recall time
202 Call forwarding start time
203 Pickup dial delay time
204 Call duration count start time
205 Outside to outside ( CO to CO ) line duration time limit
206 Dialing start time
207 Hook switch flash timing range selection
208 Inter digit time
211 No dial disconection
212 CO Line duration time limit
213 Bell off detection
300 Carrier code detection
301 Toll restriction – SSD
302 – 305 Toll restriction class 2 trought 5 denied codes
306 Toll restriction – exeption codes
309 Toll emergency dial number set
310 Account codes
311 Automatic pause insertion codes
312 Toll restriction – station lock bondry class
400 CO Line conection
401 Dial mode
402 Pulse speed selection
403 Host PBX acces codes
404 Outside ( co ) line group assignment
405 – 407 Flexible outward dialing assignment – D / N / L
408 – 410 Flexible ringing assignment – D / N / L
411 – 413 Delayed ringing assignment – D / N / L
414 – 416 Outside ( CO ) line mode – D / N / L
417 Pause time
418 Flash time
419 Automatic designated outside ( CO ) line acces
420 Calling party control ( CPC ) signal
421 CPC detection for outgoing calls
422 Disconection time
423 Outside ( CO ) line ringing pattern select
424 Reverse ( polarity ) circuit assignment
500 DISA incoming dialing mode selection
501 DISA built in Auto attendant
502 OGM Mode selection
503 FAX Conection
504 DISA Delayed answer time
505 DISA Waiting time after OGM
506 DISA Busy mode
507 DISA Intercept mode
508 DISA ringing time before intercept
509 DISA ringing time after intercept
510 DISA No dial mode
511 DISA Security type
512 DISA Security codes
513 Cyclic tone detection
514 Fax tone detection
515 Intercept time for for internal DISA
516 DISA incoming assignment
517 DISA AA wait time
518 DISA Tone selection after the security codes
519 DISA OGM Mute time
520 UCD Group
521 UCD Busy waiting time
522 UCD OGM Message internal time
523 UCD Busy mode
524 UCD Intercept mode
525 UCD ringing time before intercept
526 UCD ringing time after intercpt
600 Extension group assignment
601 – 603 TRS – COS ( Class Of Service ) Assignment
604 Ext name setting
605 Account codes entry mode
606 Call transfer to an outside ( CO ) line
607 Call forwarding to an outside ( CO ) line
608 Executive busy overide
609 DND Overide
610 Pararelled telf conection
611 TAM ( Telp Answering Machine ) Ext
612 Room monitoring assignment613 Outside ( CO ) line detection time limit selection
614 Internal pulse detection
615 LCD Language
700 – 702 Doorphone ringing assignment
703 – 705 Door opener assignment
706 Doorphone ringing / tone pattern selection
707 Doorphone acces tone selection708 Doorphone ringing assignment
709 Door opener time
800 SMDR RS – 232 C Com parameter
801 SMDR Parameter
802 Incoming / outgoing call selection for printing
803 Secret speed dialing / one touch dialing printing
805 SMDR Account code selection
806 SMDR Language assignment
999 System data clear INITIAL SET 1. Slide the system clear switch to the “ CLEAR “ position2. Press the “ RESET “ button3. Return the system “ CLEAR “ switch to the “ NORMAL “ positionbefore the power indicator stop flashing.( The power indicator will flash for about 10 second )
 
Cara Setting OGM / DISA pada PABX Panasonic HT Series
Cara settingnya:
  1. Masuk Program
  2. Kemudian dari telepon operator lakukan perekaman (note: standar telepon operator itu di jack 01):
    Cara merekamnya:
    [program] [9] [1] [nomer ogm dari 1-8][Jika terdengan nada tuut langsung rekam greeting] [Store]
    note:  [program][9][1] itu untuk merekam ogm. [1-8] itu untuk posisi rekaman.
    Jadi kalau mau merekam di ogm 1 maka:
    [program] [9] [1][1] [rekam][Store]
    Cara memutar ulang:
    [program] [9] [2][nomer ogm]
  3. Masuk ke program system:
    [program] [*#] [password] ->
    Masuk ke program setting dering:
    [408] [sp-phone] [*] [#] [*] pilih: [auto-ans] (sampai tampilan dilayar DISABLE) [store] [hold]
    ini untuk mematikan dering pada line, lakukan setting yang sama untuk mode malam dan lunch di [409-410]
  4. Kemudian pindah ke program [414-416]
    [414] [sp-phone] [*] pilih: [auto-ans] (sampai tampilan dilayar DISA) [DISA OGM no 1][store] [hold]
    ulangi langkah diatas untuk mode malam dan lunch [415-416]
    note: pada pilihan disa ogm, pilih nomer sesuai nomer rekaman kita tadi.
Yang diatas itu untuk settingan tanpa Auto Attendant, artinya kalau penelepon tidak menekan nomer tertentu, atau nomer yang ditekan salah maka akan kembali ke operator secara defaultnya.Tapi jika kita menggunakan auto attendant, misal tekan 0 untuk operator, tekan 1 untuk bagian anu, tekan 2 untuk bagian anuanu maka settingan ditambah pada mode program: [500] [sp-phone][auto-ans: pilih With AA] [store] [hold]kemudian pada program [501] untuk pilihan setting 0-1-2-dst diarahkan ke extension mana: [501] [sp-phone] [No Auto Attendant : 0-9] [auto-ans: pilihan jack/grup/3level AA/ not store] pilih jack tempat extension yang dituju.[store] [hold]. note: pilihan jack dari jack 01 – 24, grup dari grup 1-8.

Untuk Bantuan Teknisi Bisa Call ke 02180889954 atau 0218000268 atau WA 082123422100

Untuk Bantuan Remote :
1 .Siapkan Aplikasi Team Viewer atau 
2. Siapan Ammy Remote .

UA-44210199-2